Kembali ke Artikel
HUT dan 4C Sumber Gambar: Dokumentasi Penulis
16 Aug/2019

HUT dan 4C

HUT dan 4C

Mahniar Sinaga

 

Kemajuan suatu bangsa dengan peradaban yang tinggi ditentukan oleh mutu pendidikannya. Pendidikan yang baik ditandai oleh masyarakat yang literat. Berbagai upaya pemerintah   memperbaiki sistem pendidikan saat ini dengan tujuan agar pendidikan di Indonesia terus mengalami peningkatan kualitas SDM.  Sebab, dewasa ini pendidikan dihadapkan dengan berbagai tuntutan. Tuntutan yang bertujuan dalam mempersiapkan generasi emas yang diprediksi akan meraih puncak gemilang pada tahun 2045.

Dalam proses persiapan menuju tahun gemilang tersebut, pendidikan khususnya sekolah harus membekali peserta didik dengan pendidikan karakter, pengetahuan, dan keterampilan yang dapat membantu siswa memenangkan persaingan hidup di era revolusi industri 4.0, yang dirangkum dalam kurikulum nasional, yaitu Kurikulum 2013. Artinya, siswa ditempa untuk siap menerima dan menjawab tantangan hidup di era revolusi mental saat ini.

Dalam implementasi kurikulum baru yang disebut K-13, guru harus mampu mengintegrasikan keterampilan abad 21 dalam materi pelajaran. Keterampilan abad 21 yang dikenal dengan 4C, creativity and innovation, collaboration, critical thinking and problem solving, serta communication.  Upaya ini dilakukan sebab pembelajaran abad 21 menjadi titik fokus pendidik dalam menjamin kualitas siswa untuk berani berinovasi, berkreasi, memecahkan masalah, menggunakan teknologi yang tepat, mengolah informasi, berkomunikasi,  dan memilih sumber belajar yang baik sesuai kebutuhannya.  Guru-guru Darul Ilmi Murni (DIM), misalnya, berupaya menerapkan keterampilan abad 21 ini dengan hal-hal menarik, seperti dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan ke-74 RI.

Menyambut Hari Kemerdekaan ke-74 Republik Indonesia, setiap satuan pendidikan akan mengadakan perlombaan yang memberi manfaat, baik untuk siswa maupun sekolah itu sendiri. Manfaat yang bisa kita rasakan adalah memupuk jiwa persahabatan antara siswa dan guru, memaknai jiwa sportivitas, melatih rasa percaya diri, meningkatkan dan  memupuk jiwa patriotisme dan nasionalisme,  serta belajar mengikuti aturan permainan maupun intruksi.

Dengan merancang  berbagai perlombaan yang melibatkan siswa mampu menguasai 4C yang bersifat menggiring anak untuk selalu berkolaborasi dengan timnya secara solid dan   membelajarkan mereka untuk mampu berpikir kritis, memikirkan trik-trik permainan agar mendapat  hasil terbaik.  Adapun jenis pertandingan tersebut adalah futsal, bola tangan, memasukkan paku dalam botol, circle down, memindahkan air dari gelas ke gelas, tiup bola, dan lain-lain.

Peserta dalam kegiatan lomba HUT 74 RI di DIM bukan hanya siswa kelas 1 sampai kelas 6, tapi guru juga ikut terlibat sebagai peserta lomba. Keseruan yang ditempa pun cukup menarik hati para siswa. Pendidik juga harus mampu menguasai 4C. Pendidik zaman now harus tahu kebutuhan siswa zaman now. Seperti yang dikatakan oleh Ali Bin Abi Thalib, “Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya kerena mereka hidup bukan di zamanmu.”

 

*Mahniar Sinaga adalah guru di Darul Ilmi Murni

JELAJAH