Judul: Bank Waktu (Antologi Cerpen)
Penulis: Modi Eli Sabel, dkk
Editor: Abdur Rohman
Halaman: xvi, 492 hlm, 14,8 x 21 cm
Cetakan: Pertama, Mei 2025
Penerbit: Pustaka Mediaguru
Harga:
SINOPSIS
Cerpen-cerpen dalam buku antologi ini merupakan jendela yang terbuka menuju dunia imajinasi, penga-laman batin, hingga refleksi sosial yang kaya dan beragam. Setiap cerita menyuguhkan warna unik dari para penulis muda berbakat, yang tidak hanya bermain dengan imajinasi liar, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dengan cara-cara yang lembut maupun mengejutkan. Mulai dari “Suara Pertama sang Pangeran” hingga “Lencana Hutan,” kumpulan ini menjadi bukti bahwa sastra masih tumbuh dengan semangat dan gairah yang tinggi di tengah generasi baru.
Judul-judul seperti “Bank Waktu”, “Kota Tanpa Bayangan”, hingga “Aetheria” menandakan kedalaman daya cipta yang memadukan realisme magis, kritik sosial, dan petualangan fantasi. Cerita-cerita ini seolah menantang waktu dan ruang, membawa pembaca ke dalam dimensi-dimensi alternatif tempat tokoh-tokohnya mencari makna, jawaban, atau bahkan sekadar pelarian dari realitas. Mereka merepresentasikan bentuk sastra kontemporer yang tidak hanya menceritakan peristiwa, tetapi juga mengajak merenung.