Kembali ke Artikel
Bukan Sekadar Mengajar
12 Jul/2026

Bukan Sekadar Mengajar

Judul:Bukan Sekadar Mengajar

Penulis: Mahniar Sinaga, dkk.

Editor: Uzlifatul Rusydiana

Halaman: viii, 100 hlm, 14,8 x 21 cm

Cetakan: Pertama, Juli 2026

Jenis Karya: Nonfiksi

Penerbit: Pustaka Mediaguru

Anggota IKAPI No. 192/JTI/2017

Jl. Dharmawangsa 7/14 Surabaya 60286

Website: www.mediaguru.id

ISBN:

Harga:

 

SINOPSIS

                                                                                                           

Buku Bukan Sekadar Mengajar ini lahir bukan hanya dari kumpulan tulisan, tetapi dari kegelisahan, refleksi, pengalaman, dan harapan banyak guru yang percaya bahwa pendidikan sejatinya adalah jalan membangun peradaban manusia.

Tema “Pendidikan Iklim dan Iklim Pendidikan” yang diangkat dalam Temu Pendidik Nusantara XII menjadi titik

berangkat lahirnya buku ini. Tema tersebut bukan sekadar slogan kegiatan pendidikan, melainkan cerminan realitas yang sedang kita hadapi bersama. Ketika bumi mengalami perubahan iklim yang berdampak, pendidikan pun sesungguhnya tengah menghadapi “iklim” yang tidak selalu baik. Guru masih dihadapkan pada berbagai tantangan: kesejahteraan yang belum merata, tuntutan administratif yang tinggi, keterbatasan fasilitas belajar, hingga tantangan menghadirkan pembelajaran yang benar-benar relevan dengan kehidupan murid.

Di tengah kondisi tersebut, guru sering kali terjebak pada rutinitas menuntaskan kriteria dan target pembelajaran semata. Padahal, pendidikan seharusnya tidak berhenti pada angka, nilai, dan hasil ujian. Pendidikan harus mampu

melahirkan manusia yang peduli terhadap sesama, lingkungan, dan masa depan bangsanya. Dari situ muncul keyakinan bahwa guru tidak boleh sekadar mengajar.

Buku ini menghadirkan berbagai praktik baik, pengalaman, dan refleksi guru-guru yang terus bergerak menciptakan pembelajaran yang bermakna. Ada guru yang membangun budaya literasi dari pojok baca sederhana, ada yang menumbuhkan kepedulian lingkungan melalui pengolahan sampah, ada yang memperkuat karakter murid melalui pendekatan humanis, hingga guru yang menghadirkan pembelajaran kontekstual agar ilmu yang dipelajari benarbenar hidup dalam keseharian murid.

JELAJAH