Judul:Jeritan Hati di Balik Meja Kelas
Editor: Nopiranti
Halaman: iv, 78 hlm, 14,8 x 21 cm
Cetakan: Pertama, Agustus 2026
Jenis Karya: Nonfiksi
Penerbit: Pustaka Mediaguru
Anggota IKAPI No. 192/JTI/2017
Jl. Dharmawangsa 7/14 Surabaya 60286
Website: www.mediaguru.id
ISBN:
Harga:
SINOPSIS
Menyimak kisah di buku ini seperti mendengar ruang kosong di hati para siswa yang sering mendapat label negatif dari sekitar, seperti "nakal", “bandel”, “sulit diatur’, “ngeyelan”, ”tukang bohong”, “tukang usil”, atau “penantang”. Padahal sebenarnya mereka sedang mengirimkan sinyal tersamar lewat perilaku mereka. Ada sesuatu yang terjadi dan mereka butuh bantuan.
Tidak ada anak yang terlahir nakal. Perilaku yang sering dianggap sebagai kenakalan, sering kali merupakan jeritan minta tolong yang tidak bisa mereka bahasakan secara lisan kepada lingkungan sekitar.
Disinilah peran guru sangat dibutuhkan. Tugas guru tidak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga membentuk akhlak anak manusia. Guru sejati dituntut memiliki seni memahami, menyelami, mengayomi, dan menyadarkan perilaku istimewa para murid. Ini merupakan peluang emas yang bernilai ibadah tinggi bagi para guru. Dengan pendekatan yang humanis, telinga yang siap mendengarkan, lisan yang hadir untuk menenangkan, tatapan hangat yang meredam segala gejolak rasa, dan uluran tangan yang nyata untuk membawa mereka menuju gerbang kesuksesan di masa depan.
