Kembali ke Artikel
Luka yang Menolak Kering
06 Jan/2026

Luka yang Menolak Kering

Judul: Luka yang Menolak Kering

Penulis: Faizal Mansyur

Editor: Khoen Eka Anthy S.A.

Halaman: vi, 116 hlm, 14,8 x 21 cm

Cetakan: Pertama, Januari 2026

Penerbit: Pustaka Mediaguru

Anggota IKAPI No. 192/JTI/2017

Jl. Dharmawangsa 7/14 Surabaya 60286

Website: www.mediaguru.id

ISBN:

Harga:

 

SINOPSIS

 

Ada duka yang letaknya jauh di bawah kulit, tersembunyi rapat di balik riuh tawa yang kita paksakan. Ia berdiam di sudut mata yang pura-pura tegar, menyimpan sunyi yang tak terucapkan, hanya dimengerti oleh mereka yang pernah dirundung sepi hingga suaranya lenyap.

Inilah Luka yang Menolak Kering, sebuah ziarah sunyi menelusuri bilik-bilik hati yang pernah remuk. Kisah ini lahir dari pahit yang tak kunjung hilang dan keheningan yang menusuk, dari keberanian untuk mengenang tanpa sedikit pun hasrat untuk membalas.

Setiap lembarannya terasa seperti helaan napas yang lembut di telinga, mengajak kita menyelam ke palung luka tanpa cemas akan tenggelam. Penulis tak sekadar merangkai kata; ia menuliskannya dengan detak jantung yang melambat dan kejujuran yang tulus, seumpama sahabat yang duduk diam di sisimu, di saat semesta terasa terlalu berat untuk dipanggul.

Kita akan berjumpa dengan para korban yang merangkak mencari secercah cahaya, pelaku yang disergap sesal dalam diamnya, dan para saksi yang memanggul beban tak kasat mata.

Buku ini bukan hanya kumpulan cerita. Ia adalah pelukan hangat bagi setiap jiwa yang pernah hancur berkeping. Ia adalah pengingat sendu bahwa tiada luka yang benar-benar mengering tanpa bekas, yang ada hanyalah hati yang perlahan, dengan getir, belajar berdamai.

Melalui kelembutan diksinya, Luka yang Menolak Kering mengajarkan sebuah kebenaran yang pilu bahwa memahami adalah bentuk cinta yang paling hening, dan memaafkan adalah cara paling lembut untuk tetap melanjutkan napas.

JELAJAH