Kembali ke Artikel
MELEJITKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA: Kiat Merancang Strategi Pembelajaran Menyenangkan
07 Aug/2026

MELEJITKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA: Kiat Merancang Strategi Pembelajaran Menyenangkan

Judul:MELEJITKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA: Kiat Merancang Strategi Pembelajaran Menyenangkan

Penulis: Ery Tri Djatmika R.W.W. dan Pipit Pudji Astutik

Editor: Eko Prasetyo

Halaman: viii, 92 hlm, 17,6 x 25 cm

Cetakan: Pertama, Agustus 2026

Jenis Karya: Nonfiksi

Penerbit: Pustaka Mediaguru

Anggota IKAPI No. 192/JTI/2017

Jl. Dharmawangsa 7/14 Surabaya 60286

Website: www.mediaguru.id

ISBN:

Harga:

 

SINOPSIS

                                                                                                           

Selama bertahun-tahun, banyak guru mengajar dengan satu resep untuk semua siswa. Padahal, setiap anak datang ke sekolah membawa “bekal” yang berbeda: pengetahuan awal yang tidak sama, cara berpikir yang unik, minat yang beragam, bahkan kondisi psikologis yang bisa berubah-ubah dari hari ke hari. Ketika perbedaan ini diabaikan, yang terjadi bukan pembelajaran yang adil, melainkan pembelajaran yang hanya cocok untuk sebagian siswa saja.

Di sinilah pentingnya sebuah langkah yang sering terlewat: mengenali kebutuhan belajar siswa sebelum merancang cara mengajar. Sayangnya, langkah ini tidak semudah kelihatannya. Guru harus berhadapan dengan

siswa yang kadang menjawab asal-asalan, ikut-ikutan jawaban teman, atau bahkan belum benar-benar mengenali dirinya sendiri. Belum lagi tantangan dari sisi guru sendiri—keterbatasan waktu, keraguan terhadap validitas angket, hingga kebingungan menentukan aspek apa saja yang perlu digali.

Buku ini lahir dari kegelisahan itu. Melalui penelusuran mendalam terhadap praktik guru-guru di lapangan, buku ini mencoba menjawab pertanyaan sederhana namun krusial: bagaimana sebenarnya guru mengidentifikasi kebutuhan belajar siswanya, metode apa yang paling sering dipakai, dan sejauh mana hasil identifikasi itu benar-benar dipakai untuk merancang pembelajaran yang berbeda bagi tiap siswa—atau yang lebih dikenal dengan istilah pembelajaran berdiferensiasi.

JELAJAH