Judul: Namaku Masih Bu Guru
Penulis: Henhen Hermawati
Editor: Nopiranti
Halaman: viii, 250 hlm, 14,8 x 21 cm
Cetakan: Pertama, September 2026
Jenis Karya: Fiksi
Penerbit: Pustaka Mediaguru
Anggota IKAPI No. 192/JTI/2017
Jl. Dharmawangsa 7/14 Surabaya 60286
Website: www.mediaguru.id
ISBN:
Harga:
SINOPSIS
Bertahun-tahun, Nadira hidup untuk kelas, siswa, dan papan tulis. Mengajar bukan sekadar pekerjaan baginya — itu adalah jati dirinya. Setelah penantian panjang menjadi ASN, doanya terkabul. Namun, takdir membawanya bukan ke ruang kelas, melainkan ke ruang tata usaha sebagai penata layanan operasional. Ia bersyukur, tapi hatinya tertinggal di kelas. Rindunya masih utuh setiap kali ada yang memanggilnya "Bu Guru."
Di tempat baru, ia belajar lagi dari awal. Menulis berita, mendokumentasi, dan membantu humas. Hingga ia sadar, semua yang ia pelajari sebagai guru tidak pernah sia-sia. Lalu, datang pertanyaan yang menyesakkan: “Jika aku bahagia di sini, apakah aku mengkhianati diriku yang dulu?”
Perjalanan ini adalah tentang menerima perubahan tanpa kehilangan diri sendiri. Tentang memahami bahwa menjadi guru tak selalu harus berdiri di depan kelas. Sebab, yang berubah hanyalah ruang kerjanya, bukan jiwanya.
Kisah ini adalah tentang Nadira yang pada akhirnya berani berkata: “Namaku Masih Bu Guru.”
